Bagaimana sih mencocokan baju dan kerudung atau tampil cantik dengan busana yang cocok dengan kerudungnya ? ternyata ada seninya loh.
Ingin belajar soal memadupadankan kerudung dan baju ? kunjungi atau undang kami.
Senin, 25 Juli 2011
Day to day hero, pahlawan sehari-hari
Yogi Prakosa dan Yogi Prakosa adalah dua anak kembar yang seharusnya bisa sekolah dengan nyaman, sayangnya kedua bocah yang duduk sekelas di SD Negri Sitirejo IV, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini pada hari pertama sekolah dititipi surat untuk orangtua dari pihak sekolah, surat ini adalah pengusiran kedua bocah kembar itu. Lilis ibu kedua korban langsung tahu, surat pengusiran ini akibat tindakannya beberapa hari sebelumnya, kala itu, ia menuliskan pengaduan perihal penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Siang itu juga, ia mengadu ke kantor Pemkab Malang, Ia juga sempat berniat menemui bupati Malang, Rendra Kresna, tapi gagal karena bupati sedang keluar kota.
Lilis yang berpendidikan sarjana tergolong vokal untuk mengkritisi praktik korupsi di sekitarnya, Setahun setelah kedua anaknya naik kelas II, ia cepat paham operasi korupsi di sekolah ini. Laporan korupsi di SDN Sitirejo ia rincikan sampai empat halaman berikut bukti-bukti salinan pungutan liar. Surat itu ia kirimkan Februari 2011 lalu kepada Bupati Malang Rendra Kresna. Selain bupati yang langsung bereaksi dan mengunjungi SDN tsb, Gubernur Jatim Soekarwo pun bereaksi keras. "kasus ini merampas hak anak untuk mengikuti pendidikan anak" kata Bupati Rendra Kresna.
Laporan Lilis mengungkapkan nihilnyhalaporan penggunaan dana BOS, pungutan liar uang masuk sekolah Rp. 300.000, pembelian formulir Rp. 10.000, pengambilan rapor Rp.10.000, uang les Rp. 20.000 dan uang paguyuban Rp.7500. "Bayangkan ada pungutan les, padahal lesnya tidak jelas". Masih ada lagi permintaan sumbangan untuk membeli DVD player per anak Rp. 10.000, jika seluruh murid 180 anak, total pungutan Rp. 1.8jt, coba DVD player macam apa ytang harganya sampai segitu untuk ukuran SD di kecamatan." ungkap Lilis didampingin suaminya Taufan Effendy.
Bupati bertemu dengan para guru dan kepala sekolah sebelum akhirnya memberikan teguran keras kepada kepala sekolah karena bukti-bukti korupsi dana BOS itu.
Untuk Yoga-Yogi sendiri yang akhirnya sempat trauma, bahkan Bupati pun gagal membujuk agar kedua bocah itu kembali ke sekolah semula, akhirnya mendapatkan pertolongan dari Dinas Pendidikan Kota Malang, dengan memasukkan ke SD Sukun di Kota Malang, kebetulan teman-teman mereka di TK juga bersekolah disana.
Komisi Nasional hak Asasi Manusia (HAM), Syarifudin Ngulma Simeuleu, yang menemui Lilis, menegaskan, Lilis adalah "pahlawan pengawasan". Adapun seorang ibu di Surabaya, Ny Siami dengan kasus yang agak mirip di sebut "pahlawan kejujuran". Oprah Winfrey menyebut orang semacam ini day to day hero, pahlawan sehari-hari
diambil dari Kompas, Senin 25 Juli, 2011
Lilis yang berpendidikan sarjana tergolong vokal untuk mengkritisi praktik korupsi di sekitarnya, Setahun setelah kedua anaknya naik kelas II, ia cepat paham operasi korupsi di sekolah ini. Laporan korupsi di SDN Sitirejo ia rincikan sampai empat halaman berikut bukti-bukti salinan pungutan liar. Surat itu ia kirimkan Februari 2011 lalu kepada Bupati Malang Rendra Kresna. Selain bupati yang langsung bereaksi dan mengunjungi SDN tsb, Gubernur Jatim Soekarwo pun bereaksi keras. "kasus ini merampas hak anak untuk mengikuti pendidikan anak" kata Bupati Rendra Kresna.
Laporan Lilis mengungkapkan nihilnyhalaporan penggunaan dana BOS, pungutan liar uang masuk sekolah Rp. 300.000, pembelian formulir Rp. 10.000, pengambilan rapor Rp.10.000, uang les Rp. 20.000 dan uang paguyuban Rp.7500. "Bayangkan ada pungutan les, padahal lesnya tidak jelas". Masih ada lagi permintaan sumbangan untuk membeli DVD player per anak Rp. 10.000, jika seluruh murid 180 anak, total pungutan Rp. 1.8jt, coba DVD player macam apa ytang harganya sampai segitu untuk ukuran SD di kecamatan." ungkap Lilis didampingin suaminya Taufan Effendy.Bupati bertemu dengan para guru dan kepala sekolah sebelum akhirnya memberikan teguran keras kepada kepala sekolah karena bukti-bukti korupsi dana BOS itu.
Untuk Yoga-Yogi sendiri yang akhirnya sempat trauma, bahkan Bupati pun gagal membujuk agar kedua bocah itu kembali ke sekolah semula, akhirnya mendapatkan pertolongan dari Dinas Pendidikan Kota Malang, dengan memasukkan ke SD Sukun di Kota Malang, kebetulan teman-teman mereka di TK juga bersekolah disana.
Komisi Nasional hak Asasi Manusia (HAM), Syarifudin Ngulma Simeuleu, yang menemui Lilis, menegaskan, Lilis adalah "pahlawan pengawasan". Adapun seorang ibu di Surabaya, Ny Siami dengan kasus yang agak mirip di sebut "pahlawan kejujuran". Oprah Winfrey menyebut orang semacam ini day to day hero, pahlawan sehari-hari
diambil dari Kompas, Senin 25 Juli, 2011
Minggu, 24 Juli 2011
Oprah Winfrey, sebuah perjalanan hidup
Oprah Winfrey, dilahirkan diluar nikah dari seorang ibu yang masih remaja di Kosciusko, Mississippi. Kemudian karena kebutuhan ekonomi, ibunya yang seorang pembantu rumah tangga terpaksa berhijrah ke Utara, meninggalkan oprah pada neneknya. Tinggal di peternakan yang jauh dari sekolah, oprah kecil mendapatkan didikan yang baik dari sang nenek yang mengajarinya membaca bahkan ketika dia masih kecil. Pada umur 3 tahun Oprah kecil sudah bisa membuat puisi dan membacakan injil di gereja dikota mereka. Walaupun dalam kesulitan ekonomi, di sangat bahagia hidup di bawah perlindungan nenek dan komunitas gerejanya itu. Hidupnya kemudian berubah menjadi neraka ketika berumur 6 tahun, ketika itu dia akhirnya diambil oleh ibunya dan tinggal di Milwaukee.
Sang ibu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tidak dapat mengawasi putrinya itu, sehingga akhirnya Oprah kecil diperkosa berkali-kali oleh sepupu bahkan teman-teman ibunya. Berlangsung bertahun-tahun dalam siksaan itu, sampai akhirnya di umur 13 tahun, ketika beban emosinya sudah memuncak, oprah kecil yang depresi melarikan diri dan akhirnya dimasukkan ke sebuah asrama untuk anak nakal. Hanya karena kebetulan asrama itu sudah penuh maka oprah mendapatkan keringanan. Bahkan ketika umur 14 oprah hamil.
Sang ibu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tidak dapat mengawasi putrinya itu, sehingga akhirnya Oprah kecil diperkosa berkali-kali oleh sepupu bahkan teman-teman ibunya. Berlangsung bertahun-tahun dalam siksaan itu, sampai akhirnya di umur 13 tahun, ketika beban emosinya sudah memuncak, oprah kecil yang depresi melarikan diri dan akhirnya dimasukkan ke sebuah asrama untuk anak nakal. Hanya karena kebetulan asrama itu sudah penuh maka oprah mendapatkan keringanan. Bahkan ketika umur 14 oprah hamil.
Jumat, 22 Juli 2011
Robot pembuat kue, cocok untuk yang mau buat lebaran
Lulusan MIT, membuat robot yang dapat mengikuti instruksi resep membuat kue.
Maria Bollini, siswa lulusan Massachusetts Institute of Technology, mencipatkan robot yang dapat membuat kue. Ia mengerjakan program robot ini selama dua bulan, Anggota lembaga Professor Daniela Rus' Distributed Robotics lab ini mencipatkan sistem yg walaupun sepertinya mudah, tapi sebenarnya rumit, dia menemukan untuk menggerakkannya butuh program komputer khusus, dari mulai mengikuti kode-kode instruksi resep, mencampur bahan, menuang adonann dan menyusunnya dalam loyang
Ketua KSM Binaan PKPU Meninggal Saat Menjadi Khotib Jumat
Semoga menjadi pelajaran bagi kita, bagaimana kita nanti akan bertemu Allah, apakah saat sedang beribadah atau sedang maksiat ?
YOGYAKARTA - Ketua Kelompok Swadaya Mustahik (KSM) Barokah binaan PKPU Yogyakarta, Paimin Hadi Risdiyanto meninggal dunia di Yogyakarta, Jumat (4/6/2010). Beliau merupakan salah seorang pejuang sosial di lingkungannya dan ikut bergabung bersama PKPU dengan mendirikan KSM Barokah.
Menurut informasi yang disampaikan Muthori, Kabid Pendayagunaan PKPU Yogyakarta, bahwa Paimin Hadi Risdiyanto meninggal saat sedang menjadi khatib jumat di Masjid Baitul Quddus Pandansari Wonosari Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Semoga amal kebaikan beliau mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT dan termasuk khusnul khotimah.
diambil dari http://klikpkpu.blogspot.com
Alhamdulillah, kita bisa juga bertemu dengan Ramadhan kali ini
Diriwayatkan para sahabat nabi selalu risau dan sedih tatkala ramadhan akan berakhir, akankah kita bisa bertemu kembali dengan bulan puasa tahun depan ? pertanyaan semacam itulah yang selalu mengganggu mereka. Maka nikmatilah keberkahan bulan ramadhan selagi bisa.
“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan. Bulan nan penuh berkah. Allah mewajibkan atas kamu shaum di bulan ini. Pada bulan ini pintu-pintu jannah di buka, pintu-pintu Naar ditutup dan syaithan-syaithan di belenggu. Di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barang siapa tidak mendapatkan kebaikan di bulan ini, niscaya tidak ada kebaikan baginya.” (HR: Ahmad 8631).
“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan. Bulan nan penuh berkah. Allah mewajibkan atas kamu shaum di bulan ini. Pada bulan ini pintu-pintu jannah di buka, pintu-pintu Naar ditutup dan syaithan-syaithan di belenggu. Di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barang siapa tidak mendapatkan kebaikan di bulan ini, niscaya tidak ada kebaikan baginya.” (HR: Ahmad 8631).
Langganan:
Postingan (Atom)

